Share Pengalaman Tes TOEFL ITP 2021 beserta Contoh Soal, Pembahasan, serta Tips dan Trik lolos dengan Skor >600

Halo sobat freeschool semua, apa kabar nih? Hari ini saya akan sedikit berbagi pengalaman tes TOEFL ITP, dan membahas beberapa contoh soal yang muncul di tes TOEFL ITP. Saya juga ingin membagikan beberapa tips pengerjaan soal serta hal-hal yang berkaitan dengan teknis pelaksanaan tes. Sebelum kita membahas soal-soal, ijinkan saya menceritakan kronologi tes TOEFL ITP saya yang pertama ini. Semua berawal ketika saya melihat-lihat formasi tes CPNS 2021 yang baru saja dibuka. Kebetulan, ada satu jabatan yang memang sangat cocok dengan passion saya, jadi saya putuskan untuk mengikuti tes CPNS tahun ini. Tes CPNS sendiri diawali dengan seleksi administrasi. Salah satu berkas yang dipersyaratkan instansi untuk jabatan saya ini memang sertifikat TOEFL yang masih berlaku dengan skor minimal 500.


Hari Pertama, Kuota Tes Habis 

Perburuan saya diawali dengan mencari slot kuota di salah satu universitas negeri. Tes dilaksanakan secara daring jadi saya pun bisa tenang dan tidak perlu khawatir dengan protokol kesehatan yang semakin hari semakin ketat . Nah, setelah saya cek di website instansi, ternya kuota tes untuk awal bulan Juli sudah penuh semua, dan hanya tersisa di akhir Juli saja. Tentu saja ini menjadi problem karena deadline pengumpulan berkas CPNS adalah akhir Juli, dan sertifikat TOEFL ITP baru bisa didapat dua minggu setelah tes. Akhirnya, niat untuk tes daring pun harus diurungkan dan saya pun mulai mencari slot tes kosong di instansi lain.


Hari Kedua, Tes TOEFL ITP Lembaga Swasta

Saat sibuk dengan perburuan hari kedua, saya mendapat kabar bahwa ada slot kosong untuk tes TOEFL ITP di salah satu lembaga tes swasta, dan saya pun langsung mendaftar. Biaya pendaftaran sebesar Rp599.0000, sedikit lebih mahal dari tes online di pusat bahasa universitas negeri yang hanya Rp550.000. Oh ya, kalau misal sobat mengambil paper test, sobat harus tes antigen terlebih dahulu, sementara tes online tidak perlu. Sobat juga harus mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, menjaga kebersihan dan lain sebagainya. Untuk mengikuti tes secara online, ada beberapa syarat teknis yang harus dipenuhi, di antaranya:

- Anda harus memiliki laptop atau komputer dengan Operating System Windows 10 (ini wajib ya).

- Browser Internet Explorer 11

- Perangkat handphone dengan aplikasi zoom

- Koneksi internet yang stabil

- Headset/headphone/handsfree untuk listening


Catatan: Syarat di atas adalah syarat untuk tes online di salah satu lembaga bahasa universitas negeri di kota saya, bisa jadi lembaga lain memiliki syarat yang sedikit berbeda


Hari Tes

Tes saya dimulai pukul 09.00, dan saya berangkat dari rumah pukul 08.00. Sebelum tes dimulai, kita akan menerima beberapa instruksi pengerjaan dan pengisian data diri. Harap dengarkan instruksi ini dengan seksama ya sobat, biar tidak terjadi kesalahan yang akan menghambat jalannya tes atau assessment hasil tes nantinya. Saya tidak memiliki persiapan khusus untuk tes TOEFL ITP kali ini, karena jujur saya cukup hectic dengan persiapan berkas CPNS dan lebih memilih untuk fokus belajar SKD (maklum, tahun lalu SKD adalah salah satu alasan mengapa saya kalah saing saat akumulasi skor di tes tahap terakhir). Ya sudah, saya ucap bismillah saja sambil berharap tes ini tidak jauh berbeda dengan tes TOEFL yang selama ini saya ikuti, dan tidak ada element of surprise, jump scare atau plot twist yang akan mengacaukan konsentrasi saya. Sekarang, mari kita bahas pelaksanaan tes TOEFL ITP.

Catatan: Apa yang saya jelaskan di sini didasarkan pada opini pribadi saya, dan bisa jadi sobat sekalian memiliki pandangan yang berbeda mengenai tes ini baik dalam hal yang sifatnya teknis, tingkat kesulitan, serta perbedaan dan kesamaan dengan ELPT, TOEFL Equivalent atau TOEFL Prediction Test, dan tes Bahasa Inggris pada umumnya. Di sini saya hanya sharing pengalaman dari kacamata pribadi saya, kalau sobat memiliki cerita menarik atau pendapat yang berbeda silahkan dijelaskan di kolom komentar agar pembaca lain menjadi lebih paham mengenai TOEFL ITP.


Section 1 - Listening Comprehension

Listening Comprehension yang diujikan saat tes TOEFL ITP kemarin jauh lebih mudah dari yang saya kira. Hal ini karena tidak seperti tes-tes yang sebelumnya pernah saya ambil, Listening Comprehension TOEFL ITP menyertakan pertanyaan di question booklet-nya, dan memudahkan kita untuk menggunakan strategi eliminasi. Pertanyaan yang ada di test booklet juga memungkinkan kita untuk fokus mencocokkan keyword di soal dan jawaban, tanpa harus bersusah payah dengan strategi prediksi seperti yang biasanya kita lakukan. Meski Listening Comprehension ini jauh lebih mudah dari yang saya perkirakan, sebenarnya ada juga beberapa hal yang membuatnya lebih sulit dari biasanya. 

Soal listening yang muncul di TOEFL ITP sangat tidak predictable dan syarat dengan element of surprise. Biasanya, ada beberapa soal listening yang bisa saya jawab meskipun audio belum diputar (yeah, you heard it right, sebelum audio diputar). Kalau pun tidak bisa prediksi jawaban sedetail itu, setidaknya saya masih bisa mengeliminasi dua opsi jawaban yang pasti salah dengan mengandalkan logical assumption, yang berarti saya memiliki dua jawaban yang kemungkinan benar atau dengan kata lain, kemungkinan jawaban benar saya adalah 50%. Di Listening Comprehension TOEFL ITP, strategi ini hampir tidak bisa diterapkan sehingga saya tidak punya pilihan lain selain adjusting strategy. Selain soal yang sulit tidak terduga, Listening Comprehension TOEFL ITP juga lebih sulit karena percakapannya lebih panjang, terutama di Part B (long conversation) dan Part C (long talks). Durasi percakapan Part A-nya cenderung sama dengan tes yang selama ini saya ikuti. 


Contoh Soal yang Sayangnya Tidak Ada

Soal dengan Prediksi Jawaban 100% benar


M: I heard that someone has been suspended, what happened?

W: Yes, one of the students angered the teacher

N: What does the woman mean?


(A) The annoying students made the teacher mad

(B) The teacher angered the students with a pop quiz

(C) The students were angry because the teacher was not around

(D) The angered students complained to the teacher


Catatan: Yang saya maksud M dan W pada contoh dialog di atas adalah Man dan  Woman, sementara N adalah Narrator



Soal seperti di atas adalah tipe soal yang bisa langsung dijawab meski kita belum mendengarkan audio. Sobat pasti bertanya-tanya kan, bagaimana kita bisa mengerjakan soal listening tanpa mendengarkan audio? Tentu saja bisa dengan strategi prediction. Jawaban yang benar pada soal di atas bisa diprediksi dengan mempertimbangkan fakta bahwa tidak mungkin ada lebih dari satu jawaban yang benar dalam satu soal. Kita bisa fokus pada asumsi logis tiap opsi jawaban dan mengeliminasi tiga opsi jawaban yang logikanya sama dan pasti salah. Perhatikan uraian berikut ini.

Opsi Jawaban

Logika

    (A) The annoying students made the teacher mad (murid yang menyebalkan membuat guru marah)


Yang marah gurunya

    (B) The teacher angered the students with the pop quiz (guru membuat murid marah dengan kuis dadakan)


Yang marah muridnya

    (C) The students were angry because the teacher was not around (murid marah karena tidak ada guru)


Yang marah muridnya

    (D) The angered students complained to the teacher (murid yang marah komplain ke gurunya)

 

Yang marah muridnya


Meski belum mendengar audio, kita tahu kan kalau opsi (B), (C) dan (D) pada contoh di atas pasti salah, karena asumsinya sama, yaitu muridnya yang marah. Tapi ini jutsu rahasia kita ya, jangan bilang siapa-siapa 😂


Soal dengan Prediksi Jawaban 50% benar


M: How did you manage to pass the exam? No one can get a score above C-

W: I did a lot of exercises and learn the material from various sources

N: What can be inferred about the woman?


(A) She failed because she did not study for the exam

(B) She will probably get lucky with the test and pass

(C) She had to take a remedial test like everybody else

(D) She was well-prepared for the test and passed



Hanya dengan membaca opsi jawabannya saja, kita tahu bahwa opsi (A) dan (C) pasti salah. "Kok bisa langsung tahu dua opsi jawaban itu salah, jangan sok tau kamu mas" kata kalian dalam hati 😂

Jadi sama seperti contoh soal sebelumnya, kita tahu opsi (A) dan (C) salah karena kesimpulan dari pernyataan she failed because she did not study for the exam dan she had to take a remedial test like everybody else adalah si perempuan tidak lolos ujian. Karena tidak mungkin ada dua jawaban yang sama di satu soal, kita tahu bahwa opsi (A) dan (C) pasti salah. Nah, opsi (B) ini masih bisa benar atau salah tergantung audionya nanti. Opsi (D) memiliki kesimpulan yang benar, yaitu si perempuan lolos ujian. Opsi (B) dan (D) ini hampir sama dan memang digunakan untuk mengecoh. Yang membedakan dua opsi jawaban ini adalah alasan mengapa si perempuan lolos ujian. Dari opsi (B) kita tahu bahwa ia mungkin akan lolos ujian karena faktor keberuntungan, sementara opsi (D) jelas menyatakan bahwa si perempuan sudah lolos ujian karena memang ia mempersiapkan diri. Karena si perempuan mengatakan ia sudah belajar dan mengerjakan latihal soal, maka jawaban yang paling tepat bagi contoh soal di atas adalah opsi (D).

Kalau soal-soal seperti contoh di atas saya yakin pasti sobat bisa mengerjakan, apalagi kalau sobat sudah sering berlatih soall-soal TOEFL di freeschool.id 😎. Yang menjadi persoalan adalah munculnya beberapa soal yang bukan hanya sulit, tapi juga sangat menjebak, seperti pada contoh berikut ini. 


Contoh Soal yang Mengandung Jump Scare


M: I am taking up multiple jobs just to make ends meet

W: You shouldn't burn the candle on both ends

N: What does the woman mean?


(A) The man should take it easy

(B) She thinks his career will end soon 

(C) He shouldn't quit his job

(D) He won't burn out doing his regular job


Soal ini berkaitan dengan idiom, yaitu kata ungkapan yang tidak bisa diartikan secara harfiah. Yang membuat soal ini lebih sulit dari jenis soal lain adalah fakta bahwa tidak ada aturan jelas tentang idiom, sehingga pembahasan soal pun tidak bisa menggunakan rumus-rumus. Sobat harus familiar dengan ungkapan yang jumlahnya sangat banyak (idiom ini sampai ada kamusnya sendiri saking banyaknya), dan ungkapan itu kadang tidak familiar bagi kita dan tidak bisa ditemukan padanannya dalam Bahasa Indonesia. Perhatikan tabel berikut ini.   

Bahasa Inggris

Bahasa Indonesia

To kill two birds with one stone

Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui/sambil menyelam minum air

Burning candle on both ends

Bagai menakik darah mati dari alu



Nah, kalau idiom yang ada di kolom atas saya yakin sobat freeschool pernah dengar dan tahu betul artinya apa. Masalahnya adalah, contoh soal yang saya berikan tadi menggunakan idiom yang ada di kolom bawah, yang mungkin tidak familiar bagi beberapa orang. Idiom ini juga tidak memiliki padanan dalam Bahasa Indonesia dan kalau pun ada ungkapan yang artinya mendekati, ungkapan bagai menakik darah mati dari alu sendiri juga tidak familiar di telinga saya. Saya harus mencari di google dan itu pun saya tidak tahu pasti apakah dua ungkapan itu sepadan atau tidak. Ketika  mengerjakan soal Listening Comprehension kemarin, saya menemukan satu soal seperti ini, yang mana idiomnya lebih aneh dan lebih asing dari burning candle on both ends. Untungnya saya mendengar audio sejak awal dan bisa mengetahui arti ungkapan itu dari konteks kalimat.


Tapi tenang, listening muncul di awal-awal tes dan pada titik ini, saya yakin sobat masih punya banyak tenaga dan fokus. Biasanya kita mulai panik ketika mengerjakan Structure and Written Expression kan (karena waktunya sedikit), terus mulai mengantuk dan terkena genjutsu ketika mengerjakan Reading Comprehension (karena bacaan yang panjang dan kita sudah capek mengerjakan part listening dan grammar). Tenaga ekstra dan konsentrasi akan banyak membantu sobat mengerjakan soal-soal listening meskipun soal itu ada plot twist-nya. At least, begitulah harapan saya wkwk.

To kill two birds with one stone - artwork by freeschool.id



Contoh Soal yang Mengandung Plot Twist


M: I want to give my daughter a gift for her birthday

W: The kid section is located near the main entrance, I'm sure there are a lot of books that are suitable for her age

N: Where does the conversation probably take place?


(A) hospital

(B) library

(C) school

(D) bookstore


Dari kata kunci books yang dikatakan oleh pembicara kedua, kita tahu bahwa opsi (A) dan (C) pasti salah. Yang membuat saya bingung saat mengerjakan soal ini adalah, opsi jawaban (B) dan (D) yang memiliki kemungkinan benar karena kita sedang membicarakan buku, dan library serta bookstore adalah dua tempat yang identik dengan buku. 

artwork by freeschool.id
terus gimane ngab?


Saya sempat ragu-ragu, tapi kemudian saya sadar bahwa si laki-laki mendatangi tempat tersebut untuk membeli hadiah ulang tahun anaknya. Umumnya, orang pergi ke perpustakaan untuk membaca buku, bukan untuk membeli buku, apalagi hadiah ulang tahun. Dengan demikian, kita tahu bahwa opsi (B) kemungkinan besar salah.

Di sini sebenarnya saya lagi hoki karena saya ingat apa yang dikatakan pembicara pertama (si laki-laki). Ya memang sih, kita harus fokus pada pembicara kedua saat mengerjakan Listening Comprehension Part A. Tapi memang ada pengecualian bagi jenis soal di atas. Soal di atas memang mirip film thriller yang memiliki plot twist, seperti The Sixth Sense. Kalau sobat tidak memperhatikan latar belakang cerita dari awal, ya pasti jadi pusing mengikuti alur filmnya, belum lagi ending-nya sangat membagongkan 😂.

Soal seperti ini sangat menjebak karena sobat harus berpikir dua kali untuk menemukan jawaban yang paling benar. Kita tidak bisa mengandalkan informasi mengenai buku yang diberikan oleh pembicara kedua, sehingga kita juga harus mencari informasi lain dari pembicara pertama. Kalau kita tidak ingat apa yang dikatakan pembicara pertama, ya bisa gawat. Apalagi keterangan yang diberikan oleh pembicara pertama bersifat implisit, dengan artian si laki-laki tidak secara jelas mengatakan dia akan membeli buku untuk anaknya, tapi mencari hadiah ulang tahun untuk anaknya. Di sini logical assumption berperan cukup penting untuk menentukan apakah lelaki itu memang sedang berada di perpustakaan atau toko buku. Saya sempat shocked dengan soal ini, tapi ya sudahlah at least soal ini masih bisa diselesaikan dengan asumsi logis meski awalnya membingungkan.

 

Section 2 - Structure and Written Expression

Section 2 pada TOEFL ITP tidak jauh berbeda dengan tes-tes yang sebelumnya saya ambil. Tingkat kesulitannya pun tidak jauh berbeda. Satu hal yang membuat saya panik adalah pengisian LJK yang mengharuskan kita untuk mengarsir bulatan kecil-kecil. Saya sudah lama tidak mengisi LJK dan sekarang sudah tidak terbiasa, baru mengisi beberapa nomor saja tangan saya langsung pegal dan geringgingan alias kesemutan. Arsiran LJK di listening juga banyak yang saya arsir sebagian dan asal-asalan sebagai penanda saja, dan baru saya sempurnakan bulatannya ketika saya sudah selesai mengerjakan Structure and Written Expression yang bisa selesai dalam waktu sekitar 10 menit. Karena waktu pengerjaan Structure and Written Expression adalah 25 menit, jadi saya masih ada waktu 15 menit untuk mengarsir bulatan-bulatan di soal listening juga. Mengarsir LJK ini sebenarnya sangat satisfying sekali, tapi karena ada timer-nya saya jadi gugup dan tidak bisa menikmati suara esrek-esrek ujung pensil 2B di kertas LJK.

Berikut ini saya berikan beberapa contoh soal yang biasa muncul di TOEFL Structure and Written Expression:

Contoh Soal Biasa

Soal Nomor 1

A sonic boom is a sound created by a supersonic aircraft _______________________

(A) breaks the sound barrier

(B) as it breaks the sound barrier

(C) is breaking the sound barrier

(D) it is breaking the sound barrier


Soal Nomor 2

A tree secretes resin to cover an injury and prevent insects and pathogens ________________________

(A) of inflicting further damage

(B) from inflicting further damage

(C) for inflicting further damage

(D) against inflicting further damage


Soal Nomor 3

Solar eclipse ____________________ when the moon partially or fully blocks the sunlight and casts a shadow on earth

(A) occur

(B) is occuring

(C) occurs

(D) it occurs


Soal Nomor 4

Pets can be a good companion that helps their owners cope _____________________ stress and loneliness

(A) by

(B) for

(C) with

(D) against


Soal Nomor 5

Hypothermia occurs while (A) human's body is losing (B) heat much (C) faster than it is producing heat (D)


Soal Nomor 6

Crossing the street (A) without pay attention (B) to the surrounding traffic is dangerous not only (C) for pedestrians but also for motorists (D)



Contoh Soal yang Ngeselin
Meski soal Structure and Written Expression ini sangat mudah dan tidak ada element of surprise-nya, ada beberapa jenis soal yang mungkin perlu sobat waspadai, di antaranya:



Soal Nomor 7

People like using public transportations because they are less costly ______________________

(A) and more preferably

(B) and more preferable

(C) are more preferably

(D) are more preferable


Soal Nomor 8

When someone is failing (A) to accomplish something in life, sometimes they (B) become extremely stressful (C) and depressed (D)


Soal Nomor 9

Technology helps (A) us get (B) the most up to date (C) news faster and more easily (D)


Soal Nomor 10

Drinking alcohol and smoking (A) can have detrimental affects (B) on (C) human's health (D)


Kunci Jawaban dan Pembahasan

Soal Nomor 1

Soal ini berkaitan dengan complex sentence, yaitu kalimat yang memiliki klausa utama dan klausa terikat. Hal ini jelas terlihat dari penggunaan dua kata kerja yang berbeda, yaitu copular verb is dan verb breaksComplex sentence adalah tipe soal yang sering muncul di Structure and Written Expression sehingga penting bagi sobat untuk memahaminya. Penggunaan complex sentence sendiri memiliki aturan yang jelas sehingga sobat tidak perlu khawatir. Salah satu jenis klausa terikat yang perlu sobat pelajari adalah Adverbial Clause yang muncul pada soal nomor 1. Adverbial Clause sendiri digunakan sebagai pengubah bagi Verb, Adjective dan Adverb. 

Salah satu ciri dari Adverbial Clause adalah penggunaan Conjunction atau Relative Pronoun when, as, although, because, dan lain sebagainya. Karena opsi (A), (C), dan (D) tidak memiliki Conjunction atau Relative Pronoun, kita tahu bahwa tiga opsi itu pasti salah. Jawaban yang tepat bagi contoh soal di atas adalah opsi (B) yang memiliki Conjunction as, dan kalimat seharusnya ditulis sebagai berikut:

Sonic boom is a sound produced by a supersonic aircraft as it breaks the sound barrier


Pada kalimat tersebut, Adverbial Clause as it breaks the sound barrier menjadi pengubah bagi Past Participle produced, dan menjelaskan bahwa dua hal itu terjadi secara bersamaan (simultaneous). Dalam sebuah kalimat, Adverbial Clause menjelaskan hubungan sebab-akibat, pertentangan, waktu, tujuan, syarat, cara, dan perbandingan. Perhatikan beberapa contoh kalimat di bawah ini.

  • I can't go to the party because my little brother is sick and I have to take care of him (hubungan sebab akibat)

  • George managed to recover quickly although he suffered from a serious injury (hubungan pertentangan)

  •  The car skidded as the driver lost control and eventually crashed into a tree (hubungan waktu)

  • I am studying hard so that I can get accepted into one of the most prestigious universities in the country (tujuan)

  • She will help me with the homework if I am willing to help her with the chores (hubungan syarat)

  • I will run the business as I see fit (keterangan cara)

  • She looks much better than she did yesterday (hubungan perbandingan)

   

Soal Nomor 2

Soal nomor 2 berkaitan dengan penggunaan Phrasal Verbs, yaitu kata prevent from yang artinya mencegah. Kata prevent from sendiri merupakan satu kesatuan dan kita tidak bisa mengganti kata depan from dengan kata depan lain (for, of, against, atau kata depan yang lainnya). Jawaban yang paling tepat untuk contoh soal di atas adalah opsi (B) dan kalimat secara lengkap ditulis sebagai berikut:

A tree secretes resin to cover an injury and prevent insectes and pathogens from inflicting furhter damage

Oh ya, untuk belajar menggunakan Phrasal Verb, sobat bisa mencari di google dengan kata kunci list of phrasal verbs atau bisa juga dengan membaca kamus khusus untuk idiom.


Soal Nomor 3

Soal ini berkaitan dengan kelengkapan kalimat yang minimal harus memiliki sebuah Subject dan sebuah Verb. Kalimat di soal sudah memiliki Subject solar eclipse dan sebuah Adverbial Clause when the moon partially or fully blocks the sunlight and casts a shadow on earth. Karena belum memiliki sebuah kata kerja, maka kita perlu mencari opsi jawaban dalam bentuk kata kerja. Dengan demikian, kita tahu bahwa opsi (D) pasti salah karena kalimat tersebut sudah memiliki Subject dan tidak lagi membutuhkan Pronoun it sebagai Subject-nya. Opsi (B) juga kurang tepat dijadikan jawaban karena kalimat ini menjelaskan general fact atau fakta umum, sehingga kata kerja yang digunakan harusnya berbentuk Simple Present Tense, bukan Present Continuous Tense. 

Opsi (A) sebenarnya sudah hampir benar, karena kata kerja occur merupakan Simple Present Tense. Namun demikian, ada ketidakcocokan antara Subject kalimat yang berbentuk singular Noun dan kata kerjanya yang seharusnya memiliki infleksi -s, -es, atau -ies. Jawaban paling tepat bagi contoh soal di atas adalah (C) dan kalimat seharusnya ditulis seperti berikut:

Solar eclipse occurs when the moon partially or fully blocks the sunlight and casts a shadow on earth


Soal Nomor 4

Soal nomor 4 adalah tipe soal yang sama persis dengan soal nomor 2. Kata cope with memiliki arti mengatasi dan jawaban yang paling tepat bagi contoh soal tersebut adalah opsi (C). Kalimat secara lengkap ditulis sebagai berikut:

Pets can be a good companion that helps their owners cope with stress and loneliness


Soal Nomor 5

Soal ini berkaitan dengan penggunaan Conjunction yang salah pada Adverbial Clause, yang dapat kita lihat di opsi (A). Conjunction while digunakan untuk menjelaskan concession, sedangkan kalimat tersebut menjelaskan dua hal yang berlangsung secara bersamaan atau simultaneous, yaitu hipotermia yang terjadi ketika ada penurunan suhu tubuh yang sangat ekstrim. Conjunction yang digunakan seharusnya when agar kalimat menjadi seperti berikut

Hypothermia occurs when human's body is losing heat much faster than it is producing heat


Soal Nomor 6

Soal nomor 6 berkaitan dengan penggunaan gerund sebagai Complement bagi sebuah Preposition atau kata depan. Soal ini masuk ke dalam soal yang sangat mudah karena ada aturan baku mengenai Prepositional Phrase. Perlu diingat bahwa kata depan without tidak bisa diikuti oleh kata kerja pay attention to sehingga kita tahu bahwa opsi (B) pasti salah. Seharusnya kata kerja tesebut dibendakan terlebih dahulu dengan mengubahnya menjadi sebuah gerund agar kalimat menjadi seperti berikut:

Crossing the street without paying attention to the surrounding traffic is dangerous not only for pedestrians but also for motorists


Berikut ini adalah beberapa Complement yang dapat muncul setelah Preposition:

  • Noun, misal: It is more convenient to commute to work by train

  • Noun Phrase, misal: I chose to apply for that job without a second thought

  • Object Pronoun, misal: She didn't know that the novel is actually written by you, because you use your pseudonyms in all of your works

  • Noun Clause, misal: We should always be mindful of what we share on the internet

  • Gerund, misal: When it comes to acquiring a new language, learning grammar and vocabulary is as important as using them in a real conversation 


Soal Nomor 7

Oh ya, soal nomor 7 sampai nomor 10 ini tingkat kesulitannya lebih tinggi dari enam soal yang sudah kita bahas ya sobat. Soal nomor 7 sendiri berkaitan dengan parallel structure, di mana Conjunction and akan diikuti dan didahului oleh kata, frasa atau klausa yang setara. Opsi (C) dan (D) sudah pasti salah karena tidak ada Conjunction and. Opsi (A) juga kurang tepat karena sebelum Conjuntion and ada bentuk comparative Adjective less costly, tapi opsi (A) ini menggunakan comparative Adverb more preferably yang berarti bentuk itu tidak parallel. Jawaban yang paling tepat untuk contoh soal di atas adalah (B), dan kalimat harusnya ditulis seperti berikut:

People like using public transportations because they are less costly and more preferable


Soal yang berkaitan dengan parallel structure ini sebenarnya sangat mudah ya sobat sekalian. Pada contoh soal di atas, soal menjadi lebih sulit karena ada genjutsu dalam bentuk Adjective dengan akhiran -ly, yaitu costly yang artinya mahal. By the way, tidak semua kata yang berakhiran -ly itu masuk kategori Adverb ya, karena ada juga Adjective yang memiliki akhiran -ly seperti early, elderly, worldly, daily, deadly, dan lain sebagainya. Begitu juga dengan Adverb yang tidak semuanya berakhiran dengan -ly, karena ada juga Adverb tanpa akhiran -ly, seperti hard, fast, well, dan lain sebagainya. 


Soal Nomor 8

Soal nomor 8 menghadapkan kita pada kata-kata tricky yang artinya bisa jadi sangat membingungkan misal kita sedang tidak fokus dan tidak teliti. Kata stressful pada opsi (C) kurang tepat karena seharusnya kata yang dipakai adalah stressed out. Kata stressful memiliki arti bikin stress, sementara kata stressed out memiliki arti merasa stress. Kalimat tersebut seharusnya ditulis seperti berikut:

When someone is failing to accomplish something in life, sometimes they become extremely stressed out and depressed


Soal Nomor 9

Soal nomor 9 bisa menjadi soal yang sangat membingungkan karena sekilas memang tidak ada kesalahan gramatikal pada contoh kalimat. Namun demikian, penulisan kata up to date pada opsi (C) sebenarnya kurang tepat. Kata tersebut adalah sebuah compound word yang masuk ke dalam kategori hyphenated form, dan harus ditulis menggunakan hypen atau dash (tanda pisah "-") agar kalimat menjadi seperti berikut:

Technology helps us get the most up-to-date news faster and more easily


Ada tiga jenis compound word yang perlu sobat ketahui, yaitu open form (misal, real estate), closed form (misal, chairman) dan hypenated form (misal, up-to-date). Materi tentang compound word nanti akan saya bahas secara lebih detail pada postingan selanjutnya ya sobat, agar post ini tidak terlalu panjang dan membosankan. Sementara ini kita fokus dulu di contoh soal-soal TOEFL ITP-nya.


Soal Nomor 10

Soal nomor 10 sebenarnya mirip dengan soal nomor 8 yang berkaitan dengan tricky words. Kata-kata tricky ini harus benar-benar diwaspadai karena sangat mengecoh. Sayangnya, tidak ada trik khusus untuk menghindari jebakan soal ini. Sobat harus memperluas kosakata Bahasa Inggris dan mengerti penggunaan suatu kata di percakapan asli Bahasa Inggris. Pada soal tersebut, opsi (B) kurang tepat karena yang dipakai seharusnya bukan Verb affects yang artinya mempengaruhi, tapi Noun effects yang artinya pengaruh, agar kalimat menjadi seperti berikut:

Drinking alcohol and smoking can have detrimental effects on human's health


Section 3 - Reading Comprehension

Reading Comprehension TOEFL ITP yang saya kerjakan kemarin jauh lebih sulit dari soal-soal reading yang sebelumnya pernah saya kerjakan. Bacaannya lebih panjang, meskipun soal-soal yang diujikan sama dan memiliki tingkat kesulitan yang tidak jauh berbeda. Seperti biasa, Reading Comprehension ini benar-benar menguji endurance saya, karena tesnya sangat lama dan mengharuskan kita untuk benar-benar fokus. Saya sempat harus meletakkan pensil saya, menundukkan kepala dan memejamkan mata, saking mengantuknya. Apalagi, tenaga dan konsentrasi saya sudah habis untuk mengerjakan listening dan grammar. Malam sebelum tes  saya kurang tidur karena ada beberapa tugas yang harus saya selesaikan, dan hal-hal seperti ini harus sobat hindari karena kita tidak tahu sejauh mana rasa kantuk kita mempengaruhi fokus saat mengerjakan tes, apalagi kalau tesnya pagi sekali (tes saya pukul 09.00). Kalau sobat freeschool terbiasa tidur lagi sehabis sholat subuh, saya sarankan jangan lakukan ini sebelum tes karena tidur selepas subuh alias mbangkong itu sulit sekali bangunnya, takutnya nanti malah bablas dan telat ke tempat tes. Tidak ada lateness tolerance untuk tes TOEFL ITP jadi usahakan datang setengah jam lebih awal in case of unexpected things like traffic.


Oke, Reading Comprehension TOEFL ITP yang saya kerjakan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan yang biasanya saya kerjakan. Hanya ada dua perbedaan mencolok yang sepertinya perlu saya sebutkan di sini, yaitu:

  • Passage lebih panjang dari biasanya, bisa sampai 7 paragraf yang berarti waktu pengerjaan juga semakin ketat dan mendebarkan, apalagi kalau sobat tidak senang membaca bacaan yang terlalu panjang dan mudah bosan seperti saya

  • Seingat saya, tidak ada soal yang berkaitan dengan finding in which line an information is conveyed atau mencari baris ke berapa informasi ditemukan di sebuah bacaan (I guess this is just a coincidence)


Selain dua hal yang saya sebutkan di atas, Reading Comprehension tidak banyak berubah. Meski demikian, saya akan tetap memberikan contoh soal serta pembahasan, dan kalau sobat bisa mengerjakan soal-soal ini dengan benar, berarti sobat sudah cukup siap mengerjakan soal-soal reading nantinya.



Komodo dragons are the national animal of Indonesia. They are endemic animals that can only be found in Pulau Komodo, Rinca, Flores and Gili Motang. Komodo dragons can grow up to a maximum length of three meters and weigh up to roughly 70kg, making them the largest species of lizard that still exist today.

Komodo dragons are carnivores and prey on deer, pigs or even much bigger animals like water buffalo. Komodo dragons are also known as cannibals, meaning that they can eat other komodo dragons. 

With their keen sense of smell, komodo dragons can detect a prey from miles. Komodo dragons are a very stealthy predator that will wait for unsuspecting preys and ambush them. Komodo dragons will charge at their preys and use their saliva to paralyze them. Even when the preys may fight back or try to run away, they will finally succumb to the injury. Besides saliva, komodo dragons can also attack their preys with their strong tail. 

Although attacks on human are very rare, it is definitely unsafe for people to be around komodo dragons. There are some fatal attacks that have been recorded, including those that resulted in the loss of life.


Soal Nomor 1

What is the main idea of the first paragraph?

(A) the characteristics of komodo dragons

(B) why komodo dragons are cannibalistic

(C) how komodo dragons hunt ther preys

(D) the stealthy behavior of komodo dragons


Soal Nomor 2

Which of the followings are NOT TRUE about komodo dragons?

(A) they can eat larger animals

(B) they can move very fast

(C) they may attack people

(D) there has never been any fatality resulted from their attack on humans


Soal Nomor 3

The word charge in line 11 is closest in meaning to

(A) bite 

(B) lurke

(C) plunge

(D) crawl

 

Catatan: Contoh bacaan di atas hanya digunakan untuk contoh dan mungkin tidak semirip bacaan pada tes asli yang lebih panjang dan sulit. Contoh ini diberikan dengan tujuan agar sobat tahu jenis soal apa saja yang mungkin muncul dan bagaimana menjawabnya.

 


Kunci Jawaban dan Pembahasan

Soal nomor 1 adalah tipe soal mencari ide utama yang sering muncul di tes reading. Paragraf pertama bacaan menjelaskan ciri-ciri komodo (ukuran, berat, dan habitat) dan jawaban yang paling tepat untuk contoh soal nomor 1 adalah opsi (A). Tiga opsi lainnya tidak dijelaskan di paragraf satu, tapi paragraf setelahnya.


Soal nomor 2 adalah tipe soal mencari informasi spesifik di bacaan, yang dapat kita kerjakan dengan memperhatikan kata kunci yang ada. Opsi (A) sudah benar dan sesuai bacaan, karena komodo bisa memangsa hewan yang ukurannya lebih besar seperti kerbau. Opsi (B) juga sudah sesuai dengan isi bacaan karena di situ dijelaskan: Komodo dragons will charge at their preys and use their saliva to paralyze them, di mana kata charge sendiri memiliki arti bergerak dengan cepat dan tiba-tiba. Opsi (C) juga sudah sesuai dengan bacaan karena dikatakan bahwa komodo bisa saja menyerang manusia meski tidak banyak kasus penyerangan terhadap manusia. Jawaban yang paling tepat bagi contoh soal di atas adalah opsi (D). Di bacaan sudah dijelaskan: There are some fatal attacks that have been recorded, including those that resulted in the loss of life yang berarti pernah ada kasus orang meninggal karena diserang oleh komodo.


Soal nomor 3 adalah jenis soal mencari sinonim yang juga sering muncul di Reading Coprehension. Tidak ada trik khusus untuk mengerjakan soal ini, sobat hanya perlu memperluas kosakata Bahasa Inggris dan belajar memahami informasi dari konteks kalimat. Kata charge memiliki arti bergerak dengan cepat dan tiba-tiba dan memiliki makna yang sama dengan kata plunge. Dengan demikian, jawban yang paling tepat untuk contoh soal nomor 3 adalah opsi (C)



Saran

Berikut ini adalah beberapa hal yang saya sarankan bagi sobat freeschool yang belum pernah tes TOEFL ITP atau berencana akan mengambil tes TOEFL ITP.

1. Jangan Menunda-nunda

Ini satu hal yang benar-benar terjadi pada saya. Sebenarnya saya sudah terpikir untuk mengambil tes TOEFL ITP ini jauh sebelum tes CPNS dibuka. Tapi saya terus menunda-nunda karena malas kesibukan, dan saya harus terkena tulah kuota TOEFL ITP yang terbatas. Saya kesulitan mencari kuota kosong dan ketika saya sudah mendapat kesempatan tes, it's already too late. Pengumpulan terakhir berkas-berkas pendaftaran CPNS di instansi yang saya lamar adalah 21 Juli, sementara sertifikat saya keluar paling cepat tanggal 21 Juli, terlalu beresiko karena upload dokumen ke portal sscasn.bkn.go.id biasanya ngelag di menit-menit terakhir, saking banyaknya peserta yang mendaftar sehingga server menjadi overload. Saya sarankan sobat mengambil tes TOEFL ITP atau ELPT atau TOEFL equivalent jauh sebelum melamar kerja, mengurus yudisium atau mendaftar CPNS. Seringkali kuota untuk tes habis, apalagi saat ada seleksi CPNS atau musim yudisium dan wisuda atau kebetulan sedang banyak dibuka lowongan pekerjaan, karena orang-orang pasti akan tes pada waktu bersamaan, demi bisa memenuhi syarat berkas-berkas (yang salah satunya adalah sertifikat TOEFL). Kadang kita sudah tes tapi kita tidak lolos pada percobaan pertama dan harus mengulang semua proses dari awal (amit-amit semoga tidak terjadi). Kalau pun kita lolos, kita masih harus menunggu selama 14 hari kerja sampai sertifikat kita keluar. Kalau sobat tes di menit-menit terakhir, takutnya nanti hectic seperti saya kemarin. Daftar tes TOEFL sekarang untuk jaga-jaga, toh sertifikat akan berlaku selama dua tahun dan bisa digunakan untuk banyak hal dari mendaftar beasiswa sampai melamar kerja. Do not put off what you can do today, because tomorrow is not promised and doing it later can sometimes be too late ):


2. Alokasikan Waktu untuk Belajar

Ini berlaku bagi teman-teman yang merasa kesulitan lolos skor minimal TOEFL yang dipersyaratkan. Menurut saya pribadi, lebih baik kita berlatih 10 soal setiap hari dan mencoba mencerna sedikit demi sedikit sampai paham daripada kita ambil kursus intensif untuk push rank dengan waktu yang terbatas. Kita memiliki ketahanan belajar dan berpikir yang beragam, tidak semua orang kuat belajar seharian penuh untuk mengejar target. Do not overwhelm your brain with too much information. Lebih baik belajar sedikit tapi mengerti daripada belajar banyak tapi tidak ada yang masuk otak sama sekali.


3. Belajar dari Berbagai Sumber

Ini penting dilakukan karena beberapa orang sangat mudah sekali jenuh dan bosan jika hanya belajar dari buku. Beberapa orang yang merupakan tipe auditory learner lebih senang belajar dengan mendengarkan materi belajar, sementara mereka yang tipe visual learner mungkin membutuhkan ilustrasi untuk benar-benar memahami suatu materi (ini mudah dilakukan selama kelas tatap muka). Orang-orang oldschool lebih senang belajar di kelastapi sayangnya sekarang ini tidak bisa karena ada corona, jadi ya kita harus mencoba beragam metode belajar dan tidak terpaku pada satu cara saja. Selain buku, website, serta blog, sobat juga bisa belajar dari youtube atau sumber audiovisual lain. 

Belajar dari youtube membutuhkan lebih sedikit tenaga karena sobat tinggal mendengar dan menyaksikan, tidak seperti membaca buku yang membutuhkan lebih banyak fokus dan konsentrasi (ingat bahwa platform semacam youtube itu sangat pasif dan lebih effortless dibandingkan dengan buku, dan kita bisa belajar hanya dengan mendengar audio tanpa harus melihat ilustrasi, apalagi sampai menulis di kertas). Kalau sobat termasuk kaum rebahan seperti saya, ini adalah cara belajar paling asyik. 

Sebenarnya saya sudah terpikir untuk membuat channel youtube yang berisi materi general English, TOEFL dan IELTS, beserta latihan soal dan pembahasan. Sekarang ini masih dalam tahap pembuatan konsep, semoga bisa segera terlaksana. Kalau menurut sobat freeschool, apakah saya lebih baik fokus dalam penyampaian materi di blog atau lebih baik juga merambah ke platform lain seperti youtube? Tulis komentar kalian di bawah ya, saya sendiri masih galau antara fokus di satu platform atau membuat konten audiovisual untuk mengakomodir sobat freeschool yang lebih senang belajar dari youtube.  


4. Perbanyak Latihan dan Pembahasan

Tadi kita sudah membahas style belajar yang berfokus pada kelas tatap muka dan textbook serta style belajar yang disenangi oleh tipe pembelajar visual-auditory. Tapi belajar saja sebenarnya tidak cukup, jika tidak dibarengi dengan latihan soal, di mana kita akan menguji kemampuan kita secara langsung dan mencari tahu letak kelemahan kita. Di sini kita akan menerapkan prinsip learning by doing. Strategi ini sangat cocok bagi saya, tipe orang yang sulit mengingat sekitar 80% materi yang sudah saya pelajari. Saya sendiri justru mudah mengingat suatu kesalahan yang saya buat saat mengerjakan soal, alasan mengapa kesalahan itu muncul serta solusi untuk mencari jawaban yang benar. Di sini, prinsip experience is the best teacher dan learning by making mistakes and not duplicating them benar-benar diterapkan ya sobat. 


5. Persiapan Teknis

Di masa pandemi ini, pelaksanaan tes TOEFL ITP, ELPT, TOEFL Prediction maupun TOEFL Equivalent juga lebih ribet dari biasanya, atau kalau istilah teknisnya berubah mengikuti protokol kesehatan. Jadi sobat tidak hanya harus mempersiapkan diri untuk menghadapi tes TOEFL-nya saja, tapi juga harus tes antigen (kalau tes offline) serta memenuhi persyaratan teknis yang berlaku untuk tes secara daring. Karena saat tes antigen bisa jadi sobat harus mengantri, atau hasilnya bisa jadi positif, dan beberapa alasan lain yang ada kaitannya dengan protokol kesehatan, saya sarankan sobat jangan mengambil tes terlalu mepet dengan deadline pengumpulan berkas. Ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk, misal sobat positif Covid19 dan tidak bisa mengikuti tes (amit-amit jangan sampai terjadi seperti ini). Ini bukan berarti kita paranoid, tapi memang saat ini semua serba sulit dan repot jadi lebih baik kita mengambil langkah antisipasi, better safe than sorry.


Penutup

Nah, begitulah cerita saya tes TOEFL ITP baru-baru ini. Jika sobat freeschool ada pertanyaan, silahkan sampaikan melalui kolom komentar di bawah. Jika sobat memiliki saran yang bisa membantu saya meningkatkan kualitas serta kuantitas artikel blog ini, silahkan tulis di kolom komentar atau bisa langsung dm saya via email atau instagram. Akhir kata, in spite of all the chaos and anxiety resulted from the soul crushing pandemic, mari kita tetap jaga pikiran positif serta semangat untuk terus belajar dan menjadi pribadi yang lebih baik. Ciao 👋


Update Hasil Tes TOEFL ITP

Setelah menunggu selama 14 hari kerja, akhirnya hasil tes TOEFL ITP kemarin diumumkan. Saya cukup puas dengan hasil tes saya, toh saya memang mengambil tes untuk memenuhi syarat CPNS dengan minimal skor 500. Berikut sedikit preview hasil tesnya yang dikirim secara online, sertifikat versi cetaknya sepertinya akan jadi akhir bulan ini. Demi alasan keamanan saya tidak mengunggah keseluruhan sertifikat aslinya ya sobat, saya crop saja hasilnya perhitungan skor tiap section dan skor totalnya, so here we go:


Skor 653, kurang 24 poin lagi menuju perfect score 677 ):

No comments:

Post a Comment